Internet satelit menjadi solusi bagi wilayah terpencil yang sulit dijangkau oleh infrastruktur kabel atau fiber optik. Dengan menggunakan satelit di orbit bumi, layanan ini dapat memberikan akses internet ke hampir seluruh titik di dunia, termasuk daerah pegunungan, pulau terpencil, dan wilayah pedesaan.
Cara Kerja Internet Satelit
Internet satelit bekerja dengan mengirimkan sinyal dari antena pengguna ke satelit yang berada di orbit, kemudian diteruskan ke stasiun bumi penyedia layanan. Data dari server internet dikirim kembali melalui jalur yang sama ke perangkat pengguna.
Satelit Low Earth Orbit (LEO) seperti yang digunakan Starlink berada lebih dekat ke bumi dibandingkan satelit geostasioner, sehingga mampu mengurangi latensi dan meningkatkan kecepatan koneksi.
Kelebihan Internet Satelit
Keunggulan utama adalah cakupan global yang tidak terikat pada lokasi. Ini menjadikannya ideal untuk kapal, pesawat, dan daerah yang belum memiliki infrastruktur komunikasi memadai. Internet satelit juga dapat menjadi jalur cadangan ketika jaringan darat terganggu.
Kekurangan dan Tantangan
Biaya perangkat dan langganan masih relatif tinggi. Selain itu, cuaca buruk dapat memengaruhi kualitas sinyal, terutama pada frekuensi tinggi. Latensi, meski lebih baik pada satelit LEO, masih menjadi masalah untuk aplikasi yang memerlukan respons instan seperti gaming kompetitif.
Masa Depan Internet Satelit
Dengan meningkatnya jumlah satelit LEO di orbit, biaya layanan diharapkan menurun, sementara kecepatan dan keandalan meningkat. Proyek-proyek seperti Starlink, OneWeb, dan Kuiper akan memperluas akses internet ke miliaran orang yang sebelumnya belum terhubung.
0 comments:
Posting Komentar